oleh

Kepsek MA Namlea: Lebih Efektif Tatap Muka ketika Proses Belajar Mengajar

BintangMaluku.com: Empat bulan telah berlalu, aktivitas belajar siswa dan tenaga Pendidik dilakukan dirumah dengan tujuan menekan penyebaran virus corona – 19 di sekolah telah ditiadakan saat ini, Para siswa dan guru mulai mendapatkan angin segar, pasalnya, terhitung awal Bulan Nopember 2020 lalu Pemerintah mulai menerapkan pembelajaran secara tatap muka.

Kepala Sekolah Madrasyah Aliyah Namlea, Muhammad Tomia, S.pd ketika dimintai tanggapannnya tentang hal ini dirung Kerjanya Selasa, 25/11/2020 menjelaskan, setelah mendapat himbauan dari Pemerintah lewat tim Covid Kabupaten Buru untuk proses pembelajaran maka perintah itupun dilaksanakan

“Setelah kami mendapatkan imbauan dari tim Covid – 19 Kabupaten untuk bisa membuka sekolah dengan tatap muka, maka kami melaksanaka itu dengan tetap mengikuti protokol kesehatan” jelas Tomia.

 

Imbauan untuk dilaksanakannya proses tatap muka dalam proses Belajar mengajar l ini berasal dari Dimas pendidikan Kabupaten lalu ditindaklanjuti oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru

Menurut Pimpinan Sekolah yang memiliki 136 Siswa ini, ada beberapa kendala yang dihadapi peserta didik ketika Proses Belajar secara virtual berlansung.

Pertama, fasilitas berupa HP, banyak siswa tidak memilikinya, kedua, tidak ada pulsa data dan ketiga kalau anak – anak sudah berada dilokasi yang jauh dari jangkauan sinyal HP saat anak – anak sekolah berada kampung halaman.

“Jadi sangat sulit kita mengikuti pelajaran secara virtual. Olek karena itu disepakati dan sesuai dengan anjuran Pemerintah, maka kita lebih bersemangat melaksanakan tatap muka dengan tetap mengikuti prosedur Protokoler kesehatan.” Tandasnya

Ternyata, bukan hanya tenaga pendidik yang mengiginkan proses Pembelajaran dilakukan secara tatap muka, siswapun menyambut gembira diberlakukannya Proses belajar mengajar dilaksamakan secara lansung.

” Hal ini lantaran telah melekat kebiasaan mereka sebelum adanya proses Belajar secara birtual, ini juga berkaitan dengan kebiasaan – kebiasaan mereka, bisa belajar lansung dengan teman – teman, lansung menyimak pembelajaran dari guru dan bisa bertanya secara lansung kepada guru” tutupnya ( Lamusa )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.