oleh

Mengungkap Keberhasilan di HUT Kabupaten Buru ke-22

BintangMaluku.Com: Namlea –
Empat Bidang strategis yang menyokong capaian keberhasilan pembangunan Kabupaten Buru, diantaranya, Bidang Ekonomi, Bidang Pembangunan Manusia, Bidang Pembangunan Infrastruktur Wilayah dan Lingkungan Hidup serta Bidang Tata Kelola Pemerintahan.

Laporan kesuksesan yang diraih Pemerintah Kabupaten Buru itu terangkum dalam Pidato Bupati Buru yang dibacakan oleh Asisten 1, Ir. Masri Bugis pada rapat Paripurna DPRD dalam rangka HUT Kabupaten Buru ke – 22 yang berlansung di gedung DPRD ( Senin, 11/10/ 2021 )

Turut hadir dalam HUT tersebut, Ketua DPRD Buru, Dandim 1506 Namlea, Kapolres Buru, serta unsur Forkopindo. Sedangkan dari Maluku, yang hadir, salah satu Staf ahli Gubernur mewakili Gubernur.

Subtansi materi pidato Bupati mencakup capaian keberhasilan Pembangunan,
Capaian keberhasilan pertama dilihat dari pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buru pada tahun 2012 sebesar 5,44 persen naik menjadi 6,06 persen, sedangkan dari sektor Pertanian, pada tahun yang sama luas panen padi sawah sebesar 10.425 hektar meningkat menjadi 10.896 hektar pada tahun 2021.

Untuk produksi padi sawah tahun 2012 sebesar 48.168 ton, meningkat menjadi 49.979 ton ditahun 2021, sehingga terjadi surplus beras sebanyak 19.435 ton pada tahun 2021

Pada bidang pembangunan manusia, difokuskan pada peningkatan kwalitas Pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Untuk bidang Pendidikan, Bupati sampaikan tentang keberhasilan Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ).¬†Bupati membandingkan capaian IPM pada tahun 2012 dan tahun 2020, tahun 2012 IPM hanya 63, 50 poin sedangkan tahun 2020 meningkat menjadi 68,95 poin ”

“Alhamdulillah, berkat kerja keras, kita dapat mencapai angka IPM dari tahun 2012 sebasar 63, 50 poin, meningkat menjadi 68,95 poin pada tahun 2020, yang memposisikan Kabupaten Buru menduduki peringkat ,ketiga di Propinsi Maluku ” kata Bupati

Untul Capaian kinerja bidang Pendidikan tahun 2012 ditandai dengan persentase angka partisipasi murni pada SD/MI sebesar 98,54 persen meningkat menjadi 99,60 persen tahun 2020

Dibidang kesehatan, upaya peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat, maka telah dilaksanakan optimalisasi fungsi Rumah Sakit Umum Lala menjadi RSUD tipe C ” kita juga terus berupaya untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah sehingga naik ke tipe B Regional” harap Bupati

Selain itu, lanjutnya, untuk pelayanan Kesehatan dasar, kini didukung dengan 11 unit Puskesmas, 42 unit Pustu dan 24 unit Puskesdes. Dari sisi tenaga medis dan paramedis, pada tahun 2012 tercatat ada 3 Dokter ahli, 8 Dokter Umum, 225 tenaga Perawat, 82 orang Bidan serta 62 tenaga Kesehatan lainnya.

Sampai dengan tahun 2021 terjadi peningkatan jumlah tenaga Kesehatan, Dokter Umum menjadi 28 orang, Dokter ahli 7 orang, Dokter gigi 9 orang, Perawat 193 dan Bidang 90 orang.

Di lain sisi, Bupati juga menyinggung strata kemiskinan Kabupaten Buru dibawa kepemimpinannya selama kurang dari dua periode ini, yakni pada tahun 2012 angka kemiskinan sebesar 19,78 persen, angka ini berhasil diturunkan menjadi 16, 64 persen ditahun 2020. Sedangkan tingkat pengangguran pada tahun 2012 sebesar 2, 02 persen meningkat menjadi 6,28 persen ditahun 2020. Meningkatnya angka pengangguran ini menurut Bupati disebabkan kondisi pandemi Covid 19.

Terkait Bidang Pembangunan Infrastruktur Wilayah dan Lingkungan Hidup, difokuskan pada peningkatan aksesibilitas terutama sarana dan prasarana transportasi Wilayah khususnya pada Wilayah terpencil dan perkotaan. Dalam konsep infrakturtur jalan, Bupati rincikan, untuk jalan Nasional tahun 2012 berhasil dibangun sepanjang 251,6 km, dan tahun 2021 sudah mencapai 259,44 km dengan kondisi baik. Jalan Propinsi terbangun sepanjang 3,92 km pada tahun 2012, meningkat menjadi 77,70 km ditahun 2021.

Sementara jalan Propinsi pada ruas jalan Mako – Ilath, Pemerintah Daerah Kabupaten Baru akan mengusulkan kepemerintah Pusat untuk dijadikan jalan Nasional
” untuk jalan Propinsi pada ruas jalan Mako – Ilath sepanjang 77,70 km, ruas jalan ini akan diusulkan untuk di alihkan menjadi jalan Nasional karena kecamatan Batabual merupakan kawasan strategis yang menjadi salah satu pintu keluar menuju Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat serta Kabupaten Maluku Tengah” ungkap Bupati

Dari sektor lain seperti rumah tidak layak huni, cakupan air bersih, infrakturtur
irigasi, kawasan rawan bencana, lingkungan hidup dan akses Komunikasi terus ditingkatkan seiring berjalannya waktu dari tahun ke tahun.

Pada Bidang Tata Kelola Pemerintahan, Bidang ini menjadi salah satu kebanggaan Pemda Buru, capaian ini menunjukan bahwa otonomi Daerah telah menumbuhkan sebuah inovasi dan praktek baik penyelenggaraan roda Pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat yang dibuktikan dengan telah diterimanya sejumlah inovasi Daerah oleh Kementerian Dalam Negeri dalam pelayanan Pemerintahan dan Pelayanan Publik.

Inavasi yang dikemas dalam bingkaian cerita sukses dalam penyelenggaran Pemerintahan itu mencakup :
1. Tahun 2012, Kabupaten Buru masih memperoleh opini Disklaimer dan sejak tahun 2015 – 2020 mendapat opini WTP sebanyak 6 kali berturut – turut dan mendapat penghargaan dari kementerian keuangan RI

2. Penghargaan Mandala Karya Kencana tahun 2014 dan tahun 2016 dari BKKBN
3. penerima penghargaan Kabupaten layak anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak sebanyak tiga kali sejak tahun 2018, 2019 dan tahun 2021
4. Kabupaten Buru juga menerima penghargaan Oud Door Classroom Days tahun 2018 dan 2019
5. Penerima penghargaan penetapan Perda kawasan bebas rokok dari kementerian Kesehatan RI tahun 2018
6. Penerima penghargaan Kabupaten peduli HAM dari Kemenkum HAM R.I tahun 2018, 2019 dan 2020
7. Penerima penghargaan SAKIP Award dari kementerian PAN dan RB R.I tahun 2018
8. Pemenang ke -3 ajang Anugrah Pesona Indonesia dalam kategori penyelenggaraan Event Pariwisata Olah Raga dan petualang dan
9. Kabupaten Buru juga menduduki rangking 1 di Maluku dengan kategori sangat baik pada penilaian kinerja percepatan pelayanan perizinan satu pintu dan kinerja percepatan pelayanan berusaha Pemerintah Daerah tahun 2021.

“Oleh karena itu, dengan melihat kondisi yang ada, saya meyakini kita mampu berkompetensi dengan Daerah – Daerah lain khususnya di Maluku.” Tutur Bupati

Meski mampu meraih sukses dibidang Pemerintahan dan sektor lainnya, Bupati tidak serta merta bertepuk dada, dalam uraian pidato, Bupati mengakui masih perlu perbaikan diberbagai bidang pemerintahan
” memang masih banyak perbaikan – perbaikan terutama pelayanan publik, pengawasan, akuntabilitas, regulasi, SDM serta tatalaksana berbasis elektronik pada aspek perencanaan, penganggaran, Kepegawaian, Perizinan, Kependudjka serta aplikasi lainnya” tutupnya
( La Uca )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.