oleh

Sekda Buru Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-amin Kampung Mualaf Desa Kaiely

Namlea, BintangMaluku.com Sekda Buru Muhammad Ilyas Hamid, S.H., M.H., melakukan peletakkan batu pertama pembangunan mesjid Al – Amin kampung mualaf Dusun teratai Desa Kaiely kecamatan Kaiely Kabupaten Buru, Maluku Kamis, 9/9/2021.

Turut hadir dalam acara ini, para asisten, pimpinan OPD, Camat Kaiely, para kepala Desa, ketua Yayasan DSAS, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Di awal sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi terhadap panitia Pembangunan masjid dan semua unsur pemangku kepentingan yang telah menggagas rencana mulia yang menjadi impian warga masyarakat setempat selama lebih dari 18 tahun tidak memiliki bangunan mesjid yang permanen

“Tadi telah disinggung oleh salah satu panitia bahwa ini adalah impian yang telah diimpikan oleh masyarakat, baru kali ini bisa terwujud. Berterima kasih sudah kepada seluruh pemangku kepentingan, baik Panitia, unsur Pemerintah Desa, unsur adat, tokoh Agama dan tokoh Masyarakat, semoga jerih payah Bapak-Ibu dan Saudara-Saudara mendapat nilai ibadah disisi Allah SWT” jelas Sekda

Kehadiran Sekda di daerah terpencil dusun teratai bukan datang seorang diri, kedatangan Sekda didampingi oleh perwakilan Pemerintah Daerah, antara lain Asisten II, juga dari unsur unsur yang dapat berkenan membantu proses penyelesaian pembangunan masjid Al – Amin

Di hadapan undangan dan masyarakat yang duduk di bawah tenda dengan rangka dari bambu, sekda berjanji, bukan saja pembangunan masjid yang akan dibantu akan tetapi pembangunan di bidang lain pun akan dibantu.
“Hari ini saya tidak hadir sendiri, saya hadir dengan beberapa unsur perwakilan dari pemerintah daerah antara lain asisten II, dari unsur – unsur yang dapat berkenan untuk bisa membantu bapak ibu sekalian dalam proses pembangunan mesjid ini, bukan hanya persoalan masjid saja yang kita lihat akan tetapi hal – hal lain juga akan kita lihat untuk membuat satu perencanaan ke depan” Kata Sekda

Pada kesempatan yang mengharukan itu, Sekda menaruh harapan besar agar proses pembangun masjid itu segera terselesaikan dengan cepat. Bukan hanya itu yang diinginkan, Sekda berharap kepada pihak Panitia untuk membuka ruang demi terselenggaranya Pembangunan yeng telah lama dirindukan oleh masyarakat mualaf ini

“Atas nama Pemerintah Daerah saya berharap agar proses pembangunan mesjid ini bisa secapatnya dilaksanakan dan kami membuka ruang, waktu dan kesempatan untuk panitia dapat bersilaturahmi dengan kami untuk sama – sama berbagi untuk dapat memberikan amal jariyah kita terhadap proses pembangunan mesjid yang akan dilaksanakan ini” harap Sekda

Sekda juga berharap bila pembangunan mesjid dengan panjang 12 meter dan lebar 12 meter ini telah selesai, dapat digunakan sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan Islam dan bukan saja digunakan untuk melaksanakan shalat tapi dalam proses proses lain juga

“Mungkin dapat membantu Pemda dalam menunjang proses regulalasi yang telah dituangkan oleh pemda berupa Perda tentang Gelora atau Magrib mengaji” tutup Sekda

Ditempat terpisah, Ketua Yayasan Dunia Sementara Akhirat Selamanya ( DSAS ) Care Maluku Ustad Mujahid Moro memastikan pembangunan masjid Al – Amin direncanakan paling lambat dalam waktu 90 hari sudah bisa digunakan dengan taksir anggaran Iima ratus empat puluh tiga juta lima puluh lima ribu rupiah. (La Musa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.